publiknasional.com

Berita Populer

powered by camp26

Video

.

1800 Madrasah di Sumut Minim Perhatian

Email Cetak PDF

MEDAN, publiknasional.com

Sebanyak 1800 lebih Madrasah Diniyah yang terdaftar di Kantow Wilayah Kementrian  Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih minim perhatian pembangunan pendidikan dari

pemerintah daerah.

Hal tersebut dikatakan Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H. Abdul Rahim, M.Hum, yang menjadi salah satu  narasumber dalam lokakarya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Wajib Diniyah yang berlangsung di Asrama Haji, Jalan AH  Nasution, Kota Medan, Selasa (20/12/2011).

Hadir dalam acara lokakarya ini, diantaranya dihadiri Ketua Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah (KKDT) Medan, Ali Bahran Siregar;  Kepala Bidang (Kabid) Hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Ikhwan Habibi Daulay; Ketua Ikatan Guru Diniyah Takmiliyah (IGDT) Deli Serdang, Khairul Anwar MA; sejumlah anggota  DPRD Kota Medan; perwakilan ormas Islam; serta guru madrasah dari 21 kecamatan di Kota Medan.

Menurut Rahim, pendidikan madrasah yang sarat dengan pengetahuan agama, sangat penting untuk  membangun karakter pendidikan yang sejalan dengan program pendidikan nasional. Yakni dalam rangka  membentuk pendidikan bangsa yang bermoral.

Untuk itu, sebut Kepala Kanwil Kemenag Sumut, pihaknya sangat mendukung apa yang dilakukan KKDT Medan mengajukan  draf  Ranperda wajib diniyah bagi murid sekolah mulai tingkat sekolah dasar, sekolah lanjutan  pertama, hingga sekolah lanjutan atas.

“Kanwil Kementrian Agama Sumatera Utara sangat  mendukung pengajuan draf Ranperda tersebut, sehingga pemerintah dari pihak eksekutif  dan  legislatif wajib melanjutkan dan memproses draf yang diajukan menjadi Perda,” katanya.

Selanjutnya Rahim menerangkan, saat ini ada 1800 lebih madrasah yang terdaftar dalam kondisi minim perhatian  pemerintah. Sementara, sesuai Undang-Undang, tidak ada pendidikan yang mengalami diskriminasi. Sehingga harus diperlakukan adil oleh pemerintah.

Sementara itu, Kepala Pusat Bimbingan Konseling IAIN Sumut Drs Khairuddin Tambuse MPd  mengatakan, madrasah diniyah sebagai salah satu lembaga pendidikan anak untuk meningkatkan  pengetahuan yang bermoral sangat dibutuhkan.

Dalam lokakarya ini, Ketua KKDT Medan Ali Basran beserta para pengurus dan lainnya  menyerahkan draf Ranperda Wajib Diniyah ke Pemko Medan yang diterima oleh Kabid Hukum Ikhwan  Habibi Daulay SH.

Prihatin

Pada kesempatan itu, Ketua IGDT Khairul Anwar MA didampingi Sekretaris Rahmat mengatakan,  sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas keprihatinan Sekretaris DPW PPP Sumut H Yulizar  Parlagutan Lubis terhadap kurangnya perhatian Pemkab Deliserdang terhadap program wajib  diniyah di kabupaten tersebut.

Selain itu, Pemkab Deliserdang juga menolak untuk memberi bantuan terhadap 1.300 orang lebih  guru madrasah yang terdaftar saat ini mengajar di 300 lebih madrasah. “Padahal gaji guru  madarasah di kabupaten tersebut antara Rp70 ribu hingga Rp250 ribu per bulan,” kata  Khairul. [waspada online]


 

Ucapan

SELAMAT
HARI PERS NASIONAL (HPN) Ke-68 Tahun 2014
"Melalui HPN, Mari Kita Berbagi Rasa Kemanusiaan
Atas Bencana Gunung Kelud"
PT JAWA METALINDO PRIMA INDUSTRI SIDOARJO
PT BPJS Ketenagakerjaan Cab. Darmo
Jl. Raya Diponegoro - Surabaya

PT BPJS Ketenagakerjaan Cab. Perak
Jl. Perak Timur 82 - Surabaya

PT BPJS Ketenagakerjaan Cab. Rungkut
Jl. Jemursari No.6 - Surabaya

PT BPJS Ketenagakerjaan Cab. Karimun Jawa
Jl. Karimun Jaya - Surabaya


Lentera Hati

INILAH KIAT SUKSES MENJADI ISTRI SHOLEHAH
Istri cerdik yang sholehah, 
penawar hati penyejuk pikiran. 
Di rumah dia sebagai istri, di jalanan dia sebagai kawan, 
dikala suami ...
Baca Selengkapnya...
IBU, PAHLAWAN SEPANJANG MASA
Oleh: Sri Kusnaeni, S. TP. ME.I *)


Bismillahirrahmaaniraahim…
Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia akan memperingati hari tersebut ...
Baca Selengkapnya...
MARHABAN YA RAMADHAN
Mengucapkan:

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
RAMADHAN 1433 HIJRIYAH

SD AL-ISHLAH
Jalan  Raya Rejeni No. 1 Desa Rejeni, ...
Baca Selengkapnya...

Kemendag Bangun 20 Pasar Percontohan

KEBUMEN, publiknasional.com

Kementerian Perdagangan (Kemendag) tahun 2012 menganggarkan Rp 180,5 miliar untuk membangun 20 pasar percontohan baru di 20 kabupaten/kota di Indonesia . Salah satunya, Pasar Prembun Kebumen ditetapkan Baca selengkapnya...Link