publiknasional.com

Berita Populer

powered by camp26

Video

.

Standar Pelayanan Minimal Diperlukan Masyarakat

Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 
alt MALANG, publiknasional.com Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan salah satu cara yang tempuh untuk mendorong pemerintah daerah (Pemda) melakukan pelayanan publik yang tepat bagi masyarakat, dan sekaligus mendorong masyarakat untuk melakukan kontrol terhadap kinerja pemerintah di bidang pelayanan publik.
Oleh karena itu, sebagai lembaga pemerintah yang menangani bidang Komunikasi dan Informatika (Kominfo), maka harus mempunyai SPM yang tepat. Lebih-lebih bidang kominfo termasuk ke dalam pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat.
Bertempat di aula Hotel Grand Palace Malang, pada Kamis (5/5/2011), diadakan penyuluhan kebijakan dan peraturan perundang-undangan bidang komunikasi dan informatika dengan agenda pembentukan standar pelayanan minimal (SPM) bidang kominfo. Dengan adanya SPM, maka mesyarakat akan terjamin menerima suatu pelayanan publik dari pemerintah daerah dengan mutu tertentu.
Gun Gun Siswadi dari Dit. Kemitraan Komunikasi, Ditjen IKP, Kementerian Kominfo, menerangkan bahwa target standar pelayanan minimal bidang komunikasi dan infromatika di kabupaten/kota mencakup pertama, pelaksanaan diseminasi infromasi nasional; dan yang kedua adalah pengembangan dan pemberdayaan kelompok informasi masyarakat.
Berbagai cara untuk melaksanakan SPM pada pelaksanaan diseminasi informasi nasional ialah melalui beberapa media massa baik itu cetak, elektronik, pertunjukan rakyat tradisional, sarasehan dan media luar ruang seperti buletin, leaflet, spanduk, brosur dan lain-lain. (**)
Sumber: jombangkab.go.id

Ucapan


Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI ke-69

PT. JAWA METALINDO PRIMA INDUSTRI

Lentera Hati

INILAH KIAT SUKSES MENJADI ISTRI SHOLEHAH
Istri cerdik yang sholehah, 
penawar hati penyejuk pikiran. 
Di rumah dia sebagai istri, di jalanan dia sebagai kawan, 
dikala suami ...
Baca Selengkapnya...
IBU, PAHLAWAN SEPANJANG MASA
Oleh: Sri Kusnaeni, S. TP. ME.I *)


Bismillahirrahmaaniraahim…
Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia akan memperingati hari tersebut ...
Baca Selengkapnya...
MARHABAN YA RAMADHAN
Mengucapkan:

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
RAMADHAN 1433 HIJRIYAH

SD AL-ISHLAH
Jalan  Raya Rejeni No. 1 Desa Rejeni, ...
Baca Selengkapnya...

Diintimidasi Debt Collector, Yohana Lapor Polisi


SEMARANG TENGAH, publikansional .com

Yohana (30) warga Kampung Baris No 499, Kelurahan Karangturi, Semarang Tengah melapor ke Polrestabes Semarang, (9/2/201). Ia mengadukan arogansi dan kesewenang-wenangan debt collector dalam menagih tunggakan kredit mobil.

Peristiwa itu terjadi (7/2/2012) sekitar pukul 17.30. Waktu itu, rumah Yohana didatangi enam petugas debt collector PT Sinar Mitra Semesta (SMS) Jalan Indraprasta. Tak seperti tamu pada umumnya, petugas itu menggedor pintu rumah dan berteriak meminta pemiliknya keluar. "Begitu pintu saya buka, mereka langsung berkata keras, katanya saya terlambat bayar kredit 7 bulan dan mobil akan diambil,” ujarnya hari ini.

Yohana yang ketakutan hanya bisa diam diri. Apalagi ia sesungguhnya tidak tahu urusan kredit mobil milik kakaknya, Linda (52) itu. Linda sendiri tidak berada di rumah kala itu. Maka, ketika petugas debt collector meminta STNK dengan dalih untuk mencocokan dengan dokumen penagihan, Yohana menolak.

"Saya sempat telepon kakak, katanya jangan menyerahkan apapun dan minta mereka datang besok untuk ketemu kakak saya langsung. Ketika saya sampaikan, mereka malah marah-marah dan mengancam,” jelasnya.

Linda menambahkan, ia memang memiliki tanggungan di PT SMS. Pada tahun 2010 dia meminjam uang ke PT SMS sebanyak Rp 95 juta dengan jaminan BPKB mobil tersebut. Batas waktu pembayarannya 35 bulan dan kini sudah menginjak angsuran ke 13. Namun Linda membantah jika menunggak tujuh bulan.

"Jika terlambat 3-4 hari itu kan wajar. Itupun jika kondisi sedang luar kota. Namun saya sangat menyesalkan sikap arogan yang ditunjukan oleh debt collector itu," katanya. [suaramerdeka.com]