publiknasional.com

Berita Populer

powered by camp26

Video

.

Pasang Baru Listrik PLN Hingga Rp 5,5 Juta

Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 

PEKANBARU, publiknasional.com

Jelang rencana realisasi pasang baru yang akan dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Maret 2011 mendatang, warga Pekanbaru yang mendambakan listrik ternyata masih dihadapkan masalah biaya.

 

Resminya, biaya pemasangan baru listrik PLN hanya Rp 975 ribu untuk 1.300 watt, tapi biaya ini bisa membengkak hingga Rp 5,5 juta.


‘’Kami sudah berusaha bersikap se-transparan mungkin kepada calon pelanggan kami. Hanya saja, mengubah perilaku memang tidak mudah, karena masih ada oknum kami yang masih ingin jalan-jalan ke mall atau berkaraoke ria di rumah bernyanyi,’’ ucap Manager PLN Rayon Panam, Junaidi, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (17/2/2011) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Salah satu sikap transparan yang PLN lakukan adalah mencantumkan daftar dan alasan mengapa seorang pelanggan yang sudah mengajukan permohonan pasang baru sejak empat, lima, dan bahkan tujuh tahun lalu, belum dapat direalisasikan PLN.


Di papan pemberitahuan tersebut, PLN juga menyertakan alasan dan mencantumkan target waktu kapan pelanggan yang bersangkutan akan terealisasi aliran listriknya.


"Hanya saja, sikap transparan kami ini ada juga yang dimanfaatkan oleh oknum,’’ papar Junaidi menjawab wartawan Riau Pos perihal membengkaknya biaya pasang baru listrik dari biaya resmi.

Dijelaskan Junaidi, oknum tersebut biasanya sudah mengetahui kalau pelanggan yang bersangkutan telah lama memimpikan listrik, dan juga sudah tahu kalau pelanggan yang bersangkutan akan bersedia melakukan apapun dan membayar berapa pun demi listrik.


"Kelemahan serta ketidak-sabaran pelanggan inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh oknum untuk mengumbar janji dan menambah biaya. Padahal, oknum yang bersangkutan sebelumnya juga sudah mendapat informasi dari PLN kalau listrik dari pelanggan yang bersangkutan akan terealisasi Maret 2011 ini,’’ ucapnya.

Biasanya, oknum akan datang ke rumah calon pelanggan yang haus akan listrik, lalu memperdaya calon pelanggan dengan janji manis serta berupaya bersikap semanis serta seoptimis mungkin untuk merealisasikan listrik pelanggan dalam jangka waktu sesegera mungkin.


Awalnya, mereka (oknum) akan minta uang sekitar Rp 1 juta atau Rp 1,5 jutaan dulu untuk pemetaan. Kemudian  minta uang lagi sejutaan dengan dalih lain, sehingga tanpa disadari warga, sudah Rp 5,5 juta dan bahkan lebih rupiah yang mereka keluarkan untuk membayar si oknum.


"Saya yakin, oknum tersebut tidak akan mau menanda-tangani kuitansi. Sebab, kuitansi adalah barang bukti. Bila biaya itu resmi dari PLN, maka akan ada kuitansi resmi untuk pembuktiannya. PLN tidak akan membebankan warga dengan biaya sebesar itu dan karenanya saya imbau agar warga lebih berhati-hati,’’ tegas Junaidi. (**)

Sumber: riaupos.co.id

 

 

Ucapan

Lihat
BANK UMKM JAWA TIMUR
Mengucapkan
Selamat Hari Disabilitas Internasional
3 Desember 2015
" Wujudkan Masyarakat Inklusif Melalui Undang-Undang Disabilitas dan Strategi Multi Sektoral"
____________________________________
Lihat
____________________________________

Lentera Hati

MEMBUKA LEMBARAN HIDUP BARU
Membuka Lembaran Hidup Baru  sering dikaitkan dengan hidup baru seperti saat kita baru kuliah, baru menikah, baru masuk ke perusahaan ...
Baca Selengkapnya...
INILAH KIAT SUKSES MENJADI ISTRI SHOLEHAH
Istri cerdik yang sholehah, 
penawar hati penyejuk pikiran. 
Di rumah dia sebagai istri, di jalanan dia sebagai kawan, 
dikala suami ...
Baca Selengkapnya...
IBU, PAHLAWAN SEPANJANG MASA
Oleh: Sri Kusnaeni, S. TP. ME.I *)


Bismillahirrahmaaniraahim…
Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia akan memperingati hari tersebut ...
Baca Selengkapnya...

Heboh Kabar Penjualan Pulau Gambar dan Gili Nanggu

Pengelola Gili Nanggu membantah telah menawarkan pulau tersebut. Kondisi geografis Pulau Gambar juga membuatnya hampir mustahil untuk dikembangkan jadi resor wisata.

 

SEPANJANG hari Kamis (6/9/2012) kemarin, telepon seluler Muslim berkali-kali berdering. Pihak dari Jakarta, tepatnya

Baca selengkapnya...Link