publiknasional.com

Berita Populer

powered by camp26

Video

.

856 Tower Bodong, Perda ’Harga Mati’

Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 

SURABAYA, publiknasional.com

 

Maraknya tower bodong di Kota Pahlawan dan baru satu yang disegel Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuat kalangan DPRD Surabaya jengkel. Pasalnya, kalau di

Surabaya ada sekitar 857 tower tidak berizin versi  Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), berarti saat ini tower bodong jumlahnya masih sekitar 856 tower.

“Kami melihat keseriusan Pemkot Surabaya dalam menata tower bodong tidak ada. Kami tidak tahu apa alasan Pemkot. Tapi, untuk saat ini kami nilai perlu ada Perda (Peraturan Daerah)Tower, dan Perda ini harga mati alias tidak bisa ditawar lagi. Jika pendiriannya tak diatur dalam Perda, bisa-bisa Surabaya menjadi rimba atau belantara tower,” kata Agus Sudarsono, Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Senin (27/8/2012).

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, keberadaan tower seluler jelas ada sisi bahayanya. Jika terjadi apa-apa atau ambruknya tower itu bisa membahayakan lingkungan sekitarnya. Bahaya ambruknya tower seluler bisa mengenai warga sesuai radius ketinggian tower tersebut.

Menurut Agus, dalam Perda tower itu nantinya akan mengatur keharusan meminta izin ke lingkungan sekitarnya. Yakni, warga di pemukiman dengan luasan menyesuaikan radius tinggi tower. Sebab selama ini perizinan tower sebatas dari Pemkot dan warga pemilik tanah yang menjadi lokasi pendirian.

“Warga lain yang masih dalam  radius ketinggian harap  dilibatkan. Jika tidak pasti akan terjadi demo, protes, bahkan benturan horizontal antarwarga. Ini berbahaya, tentunya,” kata Agus mengingatkan.

Kebutuhan akan Perda baru soal tower, lanjutnya, guna memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan warga Surabaya. Dalam waktu dekat ini para anggota legislatif akan mengusulkanya.

Sedangkan Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Sachiroel Alim Anwar, menambahkan, komisinya berencana mengajukan enam Perda baru ke Badan Legislasi (Banleg). Enam perda inisiatif itu antara lain, review perda Izin Mendirikan Bangunan (IMB), layanan publik, perda pendirian tower, penataan kawasan bibir pantai, izin mendirikan reklame, dan kawasan konservasi.

“Kami mengajukan 6 usulan pembahasan perda inisiatif. Harapannya usulan ini bisa masuk ke prolegda (program legislasi daerah (prolegda) 2012. Keputusan ini berdasar rapat komisi, saya harap ini  bisa dibahas di Prolegda, kemudian dimasukkan dalam Banleg (Badan Legislasi),” ungkap Alim, sapaan akrab  Sachiroel Alim Anwar.

Disinggung tentang waktu efektif tahun ini tinggal tersisa sekitar 4 bulan, yang memungkinkan tidak selesainya pembahasan, Alim, tidak khawatir. Karena, jika pembahasan tak selesai, praktis tahun depan. Agenda itu akan menjadi ’pekerjaan rumah’ bagi dewan.

Sebelumnya, maraknya tower bodong di Kota Pahlawan baru disikapi tegas oleh Pemkot. Sayangnya dari sekitar 857 tower tida berizin versi  Diskominfo Pemkot baru satu yang disegel. Tower yang disegel berada di persil Pandugo Praja II nomor 53. Tower tersebut diputus aliran listriknya sehingga tidak bisa digunakan oleh pemiliknya.

“Satu dulu, yang lain menyusul, karena untuk melakukan penyegelan tower lain kami perlu verifikasi dulu dengan instansi terkait terutama Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) dan Diskominfo,” kata Kasatpol PP, Irvan Widyanto.

Tower tersebut, lanjutnya, sebelumnya sudah diberi tanda silang oleh DCKTR. Alasannya, tower itu tidak memiliki izin. Bahkan, kabarnya, pihak kecamatan juga belum memberi rekomendasi berdirinya tower tersebut. Ini berarti, belum tentu semua warga yang rumahnya berjarak dalam radius 100 meter dari tower itu sepakat atas pembangunannya. Sebab, tower tersebut berada di pemukiman padat penduduk.

“Setelah ini kami akan melakukan penertiban di lokasi lain. Kami akan berkoordinasi dengan PLN untuk masalah listrik di tower tersebut,” katanya.

Tapi, katanya, sebetulnya sudah ada empat tower bodong yang diincarnya. Namun, semua belum bisa ditertibkan atau disegel secara berbarengan. 

Sedangkan, Kepala DCKTR Surabaya Agus Imam Sonhaji ketika dikonfirmasi menyatakan, penertiban tower ini merupakan salah satu upaya pemkot untuk menggenjot pendapatan retribusi IMB. Pasalnya, banyak tower yang belum memiliki IMB.

Bahkan, katanya, tidak hanya tower, penertiban reklame tak ber-IMB juga gencar dilaksanakan untuk mendapat pemasukan retribusi IMB tersebut. Hingga pertengahan bulan Juli, pendapatan dari IMB baru 15,28 % atau Rp 8,4 miliar dari target Rp 55 miliar yang ditetapkan. “Tapi, kami belum berencana menurunkan target. Kami ingin melihat tren retribusi ini dulu hingga menjelang PAK 2012,” ungkapnya.

Soal angka pendapatan yang masih minim ini, jelas Agus Sonhaji, juga terkait baru disahkannya Perda baru pada 10 Mei 2012. Selain itu, penetapan target 2012 dilakukan pada tahun lalu sehingga waktu itu, parameternya masih memakai perda lama. Banyak nominal dan besaran rumus perhitungan yang sudah berubah dalam Perda yang baru ini. [surabayapost.co.id/syam]

 

 

Ucapan

Lihat
17 Oktober 2001 - 2014 Dirgahayu Kota Wisata Batu Ke-13 Ayo!!! Kembangkan Keatifitas & Inovasimu Demi Kejayaan Kota Batu Bagian Humas

Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI ke-69

PT. JAWA METALINDO PRIMA INDUSTRI

Lentera Hati

INILAH KIAT SUKSES MENJADI ISTRI SHOLEHAH
Istri cerdik yang sholehah, 
penawar hati penyejuk pikiran. 
Di rumah dia sebagai istri, di jalanan dia sebagai kawan, 
dikala suami ...
Baca Selengkapnya...
IBU, PAHLAWAN SEPANJANG MASA
Oleh: Sri Kusnaeni, S. TP. ME.I *)


Bismillahirrahmaaniraahim…
Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia akan memperingati hari tersebut ...
Baca Selengkapnya...
MARHABAN YA RAMADHAN
Mengucapkan:

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
RAMADHAN 1433 HIJRIYAH

SD AL-ISHLAH
Jalan  Raya Rejeni No. 1 Desa Rejeni, ...
Baca Selengkapnya...

Kominfo Akan Blokir Situs 4Shared

alt BANDUNG, publiknasional.com


Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) akan memblokir situs-situs musik yang menyediakan layanan unduh lagu gratis. Alasannya, situs yang menyediakan layanan download lagu dapat mematikan pencipta musik Tanah Air.

Baca selengkapnya...Link