publiknasional.com

Dinas Pendidikan Gresik Didemo Buruh

Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 

GRESIK, publiknasional.com

Ratusan buruh yang tergabung dalam Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) Gresik, berorasi di depan Kantor Wilayah Kementerian Agama Gresik Jl Jaksa Agung Suprapto

dan Dinas Pendidikan Gresik Jl Arif Rahman Hakim, Kamis (5/7/2012).

Para pengunjuk rasa tidak mau ditemui ketua Kanwil Kementerian Agama melainkan hanya berorasi di depan kantor. Begitu juga saat mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Gresik. "Kami sangat menyesalkan adanya indikasi komersialisasi pendidikan karena banyaknya isu jual beli formulir pendaftaran sebesar Rp 75000 - Rp 80000, belum lagi biaya daftar ulang yang seharusnya gratis tapi dari pihak sekolah melakukan pungutan," kata Agus Budiono Ketua SPBI Gresik saat di depan Kantor Diknas Gresik.

Sedangkan Ketua Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Haris Hasanuddin, menegaskan, bahwa sekolah swasta tidak bisa menggratiskan biaya pendidikan, sebab biaya operasional sekolah bersumber dari biaya wali murid. "Pendidikan swasta malah membantu pemerintah, sebab pemerintah belum mampu mengelola pendidikan secara gratis, sebab dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak bisa membantu biaya pembangunan. Kalaupun ada pungutan itu sudah dimusyawarahkan wali murid. Dan itu Kemeneg Kabupaten tidak memiliki kewenangan untuk melarangnya," kata Haris didampingi Kasi Mapenda, Muh Muafaq Wirahadi.

Begitu juga dengan Dinas Pendidikan Gresik, yang diwakili oleh Nadlif, Sekretaris Dinas Pendidikan Gresik didampingi Abdul Munif, Kabid Dikdas, mengatakan, kalau memang ada dana investasi harus mendapatkan persetujuan dari Bupati Sambari Halim Radianto.

"Ada tarikan itu hanya dana personal bagi siswa, seperti buku dan seragam. Sedangkan untuk dana investasi maka harus ada izin dari Bupati. Kalau memang ditemukan ada tarikan pasti kepala sekolah akan diberi sanksi. Intinya tidak ada pemaksaan kepada wali murid untuk biaya investigasi, andaikan ada wali murid yang akan menyumbang sekolah tidak menolak. Tapi kalau ada wali murid keberatan mendingan bantuan itu tidak usah," kata Nadlif usai menyaksikan pengunjuk rasa.

Sumber  :  surabaya.tribunnews.com

 

Ucapan

Lihat
BANK UMKM JAWA TIMUR
Mengucapkan
Selamat Hari Disabilitas Internasional
3 Desember 2015
" Wujudkan Masyarakat Inklusif Melalui Undang-Undang Disabilitas dan Strategi Multi Sektoral"
____________________________________
Lihat
____________________________________

600.000 Usulan Pangkat Guru Tertahan

JAKARTA, publiknasional.com


Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) semakin geram dengan kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sebelumnya, mereka memprotes penerapan uji kompetensi untuk program

Baca selengkapnya...Link